Background

Phidias

Phidias seorang pemahat Yunani pada periode klasik.Dikenal sebagi gayanya yang sempurna dalam menampilkan kecantikan yang ideal dari sosok seorang manusia.Lahir di Attica,Yunani ,Phidias adalah orang yang bernasib mujur.Sebab,Pericles(429-495 sebelum masehi),Kepala Urusan Dalam Negeri di Negara bagian Athena,membiayai seluruh karir artistiknya.Dimulai dengan pembuatan sekumpulan patung perunggu dari para pahlawan nasional Athena.Phidias memancarkan pengaruh kuat selama periode itu, dan merupakan sosok pengendali dibelakang perkembangan gaya klasik.Gaya klasik adalah suatu istilah yang merujuk kepada prinsip-prinsip seni Yunani yang menekan struktur dan bentuk.

Praxiteles

Praxiteles meningkatkan derajat seni diatas anggapan orang bahwa pemahat merupakan pengusaha yang menjual barang dagangan ditoko.Putra dari pemahat bernama Kephisodotus ini dianggap sebagai “Pemimpin”aliran seni Attic.Memusatkan perhatian kepada patung-patung pualam.Ia merupakan perintis dari gaya dan kandungan seni yang ditiru oleh para seniman lain.Termasyur karena me “manusiawi”kan seni Yunani,Praxiteles menggunakan para dewa yang kurang dikenal seperti Aphrodite,dewi cinta ,dan Hermes,pembawa pesan untuk para dewa,dalam karyanya.Kepeduliannya terhadap komuitas-komunitas dan kehidupan,muncul sebagai hasil pertempuran dan peperangan yang terus-menerus dikota-kota Yunani.Mungkin salah satu dari karya aslinya masih ada.Karyanya,”Hermes tengah menggendong bayi Dionysos”ditemukan dalam penggalian Kuil Hera di Olympia,Yunani,pada 1877.

Cimabue

Cimabue seorang pelukis kelahiran Florence,membangkitkan kembali gairah seni ini dengan cara melukis berdasarkan model-model hidup yang dianggap sebagai hal baru pada waktu itu.Seni lukis telah terjatuh pada titik trendah di Italia selama abad ke-13.Dokumen-dokumen menunjukkan bahwa nama Cimabue yang sebernanya adalah “Benvenuto di Giuseppe”.Nama ini ternyata cocok baginya,seperti yang dinyatakan oleh Danie(1265-1321),pengarang buku “The Divine Comedy”.Cimabue adalah seorang pelukis yang berpengaruh menyimpang dari seni gaya Byzantin,yang bercirikan bentuk-bentuk kaku dan khayalan dari alam.Karyanya yang terpenting adalah “Madonnqa Dimahkotai”(1285) setinggi 12 kaki.Suatu prestasi istimewa pada suatu masa dimana orang lebih memusatkan perhatian kapada lukisan –lukisan kanvas berukuran kecil.Cimabue,oleh para pakar sejarah seni secara umum di tempatkan pada permulaan seni modern dan sebagai guru yang mungkin dari Diotto(1266-1337).Seorang pelukis di Kota Florence mampu menciptakan system prespektif yang dalam formula seni Byzantin.

Donatelo

Donatelo di Niccolo namun orang mengenalnya sebagai Donatello,lahir di Floence ,Italia.Putra seorang penyamak wol memulai karir seni pada usia 17 tahun sebagai pembantu pemahat bernama Lorenzo Ghiberti (1378-1455).Hubungannya dengan seorang arsitek Filippo Brunelleschi (1377-1466)memungkinkan mendapatkan kesempatan mengunjungi Roma antara tahin 1408 hinng 1412 dalam rangka mempelajari pahatan-pahatan masa purba.Ia termasyur karena menciptakan karya seni pahat yang mewakili ciri-ciri dari periode Renaisains,seperti percobaan,penemuan,dan kreativitas.Karir Donatelo menandai transisi dari seni pahat abad pertengahan yang menekankan sisi keagamaan dan dipersembahkan bagi gereja,kepada seni pahat yang mengagunggkan manusia sebagai pemuda,pejuang,dan orang suci.Ia membuat beberapa jenis karya pahatan yang dipengaruhi oleh seni pahat khas Gothic,dengan karyanya yang terkenal pada era itu adalah “St.John Sang Penginjil”(1415)untuk Katedral Florence.Patung perunggu David (1435) dianggap patumg talanjang berukuran manusia sebagai pertama pada era Renaisans.Salama periode ketiga,Donatelo lebuh menekankan realism dan potret dari suatu peristiwa dramatis.Hasil karyanya berjudul Judith dan Holofernes (1461)memperlihatkan bersatunya dua sosok tubuh dalam satu buah patung.

Jan Van Eyick

Jan Van Eyick seorang pelukis Flemish,adalah toko Renaissans di Eropa bagian utara.Pencipta dari gaya yang dikenal dengan nama ars nova (seni baru).Karya besarnya adalah “Ghent Altarpiece”(1432)untuk Katredral Saint Bavon,Ghent yang dipesan oleh Walikota Brugge,Belgia,Jadocus Vyt.Lukisan ini terdiri dari dua baris karya lukis yang berlapis,sehingga mengindikasikan bahwa hasil karya tersebut dimulai oleh Jan Hubert yang wafat pada tahun 1426.Diduga bahwa Jan Van Eyick melanjutkan banyak karya Hubert yang belum selesai.Jan Van Eyick lahir di Maasite,di Privinsi Limburg,Belgia,Ciri karyanya yang khas terletak pada penggabungan antara fantasi dan ilusi dengan realitas dan keajaiban sehari-hari.

Giovani Bellina

Giovani Bellina ,pelukis Italia dari Kota Venice,berasal dari sebuah keluarga seniman .Ia adalah putra tidak sah dari pelukis Jacoppo Bellina (1400-1470),yang menekankan perspektif pemandangan ,dan keindahan klasik gaya Renaisans.Bellini merupakan adik dari Gentile Bellini (1429-1507),yang terkenal untuk karya lukis potret dan keterampilan yang menggambarkan sekelompok orang tengah berdiri di hadapan bangunan-bangunan arasitektur yang rumit .Saudara iparnya ,pelukis Andrea Mantegna (1431-1506),dengan karya realisnya yang istimewa ,juga member pengaruh penting bagi Bellini.Karya-karya pertamanya sebagai seniman adalah “Agony in the Garden “(1450)dan “Man of Sorrows”(1460).Pada titik ini karya Bellini menekankan pada penggunaan cahaya,ekspresi wajah untuk menyampaikan emosi,dan bahasa tubuh untuk mendramatisasi peristiwa.Karya yang memperlihatkan perubahan ini tercermin dalam “St.Francis “(1480)dan “Madonna di antara Pepohonan “(1487).Cita-cita Bellini adalah menghasilkan gambar-gambar yang seluruhnya terdiri dari warna ,dan bukan garis.

Hugo Van Der Goes

Hugo Van Der Goes memperkenalkan intensitas emosional dan sentimentalitas yang dalam terhadap materi keagamaan yang menjadi subyeknya Van der Goes lahir di Goes ,kini bagian dari Balanda.Namun,ia melakukan kegiatan melukis terutama di Ghent,Belgia.Karya-karya pada nasa awal karirnya adalah “Kajatuhan seorang Pria”(1567)yang dianggap sebagai pengaruh resminya terhadap dunia seni .Pada waktu masa Hugo van der Goes menciptakan lukisan-lukisan untuk geraja St.Pharahidis dalam sebuah upacara pemakaman Philip yang baik,Duke of Burgundy,dan istrinya,Putri Isabel Dari Portugal,pada tahun 1473.Salah satu karya paling di kenal adalah “Portinari Altarpiece”(1476).

Sandro Botticelli

Salah satu pelukis pada era renaisans di Italia.Lukisan –lukisannya mencerminkan pemikiran popular bahwa jiwa memproleh pengetahuan dam kebenaran tertinggi dengan cara ‘kembali pada diri sendiri ‘.Alessandro Filipepi,yang dikenal sebagai Sandro Botticelli, di lahirkan di Florence ,Italia ia adalah putra bungsu dari lima putra Mariano Filipepi,seorang penyamak kulit .Botticelli kemudian menjadi pembantu dari pelukis sekaligus pendeta (1406-1469)yang termasyhur dengan karya-karya altarnya.Ia juga di kenal sebagai pembentuk gaya pribadi Botticelli,yang menekan unsure garis ,detil,serta nuansa melankolis.Karya “Pemujaan terhadap Magi”(1477)di lingkungan keluarga Medici.Meskipun lukisan ini tidak di pesan oleh Medici,banyak tokoh-tokoh yang terdapat di dalamnya memiliki kemiripan dengan individu-individu didalam keluarga terhorham itu.

Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci benar-benar mewakili manusia Renaisans.Bakat-bakatnya merupakan ciri ideal dari kecerdikan dan kreativitas.Bagi Leonardo, tidak ada yang lebih berkuasa daripada yang dikatakannya sebagai ‘jendela jiwa’.Ia termasyhur sebagai pemahat,pelukis, arsitek,insinyur,dan ,ilmuwan.Leonardo merupakan Putra tidak sah dari seorang notaris kaya di Florentine,Piero da Vinci,dan seorang perempuan petani yang didentifikasi hanya sebagai Caterina.Leonardo dilahirkan di Vinci,sebuah desa di Tuscan .Pada usia 14 tahun ,ia magang sebagai seorang garzone ,atau pesuruh studio ,pada Andrea del Verrocchio.Lukisan berukuran besarnya yang pertama “Pemujaan terhadap Magi”(1481),dibiarkan tidak selesai ,namun tetap menonjol dalam hal ritme yang teratur, gambar yang bagus ,dan emosi yang tersimpan.Ia memasuki lingkungan kerajaan sekitar 1482,dimana ia tetap berada selama 17 tahun.Pada masa inilah ,ia mengembangkan karya besarnya”Makan Malam Terakhir”(1495).Leonardo kembali ke Florence dan bekerja pada Cesara Borgia,D uke of Rumagnasebagai arsitek kepala dan insinyur pada 1502. Selama bekerja untuk Duke inilah ia melukis potret karyanya yang paling termasyhur “Monalisa”(1506).Juga di kenal sebagai “La Gloconda”yang diduga sebagai nama belakangnya.Pada 1507 ,Leonardo menjadi pelukis istana Raja Louis 12 dari Prancis , yang tinggal di Milan,Italia.Sembilan tahun kemudian ia pergi ke Prancis dan bekerja di istana Raja Francis 1,dimana ia menghabiskan waktu selama tiga tahun terakhir dalam hidupnya.

Albrecht Duber

Albrecht Duber anak ke-3 dari 18 bersaudara di Nuremberg,Jerman.Ia memiliki bakat warisan dari seorang ayah yang memperkenalkannya kedunia seni dengan cara mengajarkan keterampilan seorang pendais emas.Para seniman di Jerman pada abad ke-15 terjun dibidang ini melalui dua cara;mengikuti profesi ayah mereka,atau karena magang pada teman-teman keluarga yangbergerak di bidang serupa.

Duber merupakan seorang pemahat juru gambar ,pelukis, dan teoritikus yang seringkali di sebut-sebut sebagai Leonardo da Vinci di bagian utara .Ia mendapatkan latihan awal dibidang seni dan pelukis dari perancang ukiran kayu Michael Walgemut .Pada abad 16, gayanya Nampak nyata pada ukirannya yang berjudul”Apocalypse of St.John”(1498).”Pemujaan terhadap Magi”(1504)adalah yang terbaik diantara semua karya-karyanya,dimana disitu termasuk sebuah pemandangan yang dilukis langsung dari alam .Pada usia 42 tahun, karirnya mencapai puncak dengan ukiran yang berjudul Melecolia 1 (1514)yang mempertanyakan kebijakan –kebijakan intelektual dari ilmu pengetahuan dan seni.

Michelangelo Buonarotti

Michelangelo Buonarotti selama masa hidupnya berprofesi sebagai seorang pemahat ,pelukis,dan arsitek Italia.Michelangelo adalah sahabat para pangeran terutama Lorenzo de Medici (1449-1492),seorang penguasa Florence.Selain para Kardinai,Paus ,pelukis,dan penyihir,Michelangelo adalah putra dari Gubernur Capresde,Lorenzo Buonarotti .Ia mempu-nyai hubungan dengan keluarga Medici yang berkuasa .Pada usia 13 tahun ,Michelengelo mulai magang dari pelukis Domenico Ghirlandaio (1449-1494).

Pada usia 16 tahun ,ia telah menghasilkan pemahatan berjudul “Perang para Centauri” (1492)dan “Madonna dan Anak-anak tangga”(1492),yang memperlihatkan perkembangan dari gaya pribadinya.Pada 1505,ia dipanggil ke Roma oleh Paua Julius 2 untuk membuat lukisan dilangit-langit Kapal Sistine.Ia melaksanakan tugasnya mulai tahum 1508 hingga 1512, melukis secara mendetail anatomi tubuh dan gerakan nanusia yang ia tuangkan kedalam 9 adegan dalam buku Genesis, termasuk lukisan dengan tema”Tuhan Memisahkan Hidup dan Kegelapan” ,Penciptaan Adam dan Hawa”,Godaan “,”Jatuhnya Adam dan Hawa”,serta “Banjir”.

Mathias Grunewald

Teknik yang dimiliki oleh pelukis Jerman ini masih dianggap tidak tertanding hingga kini.Kegeniusan Grunewald dikatakan berupa kemampuannya untuk mengubah tragedy menjadi sesuatu yang mnimbulkan rspek dan bermartabat.Lahir di Wurzburg ,Jerman,sebagai Mathias Gothard Niethard.Ia menggunakan ,nama Grunewald sebagai kata”turunan” yang memberikan kesan “terhormat”.

Karya Grunewald paling awal dan sempat tercatat adalah “Ejekan terhadap Kristus”(1503).Lukisan ini menggambarkan kristus yang ditutupi matanya dan dipukul oleh sekelompok orang .Karya besarnya yang diberi judul “Isenheim Altarpiece di Isenheim ,adalah ekspresi dari misticsisme Kristen.

Rafaello Santi

Rafaello Santi adalah keturunan dari keluarga pelukis ,dan dianggap sebagai pelukis utama dari tokoh-tokoh agama pada masa keemasan Renaisans.Rafaello Santi atau Sanzio,yang secara umum dikenal dengan nama Raphael,terlahir di Urbino ,Italia.Ia awal dari bidang seni ayahnya ,Giovanni Santi ,seorang pelukis dan penyair yang wafat ketika Raphael masih berusi 12 tahun .Pada usia 16 tahun,ia menjadi siswa dari pelukis Perugino (1445-1523).

Dalam melukis “Visi Seorang Ksatria “(1504),Rafaello menggunakan gaya sederhana yang menekankan ruang.Merasa telah dapat menyamai gurunya dengan sempurna ,ia pergi ke Florence untuk belajar pada para master seperti Leonardo da Vinci dan Michalengelo Buonarotti.Setelah belajar pada para master,Rafaello mengembangkan gayanya sendiri dalam mengekspresikan cahaya dan bayangan,antomi,serta aksi dramatis.

Coreggio (Antonio Allegri)

Antonio Allegri, dikenal dengan nama Coreggio sesuai dengan nama kota di Italia dimana ia lahir dan meninggal dunia.Mencipakan inovasi-inovasi dalam menggambarkan ruang dan gerakan di atas kanvas.Coreggio dianggap sebagai perintis dari gaya barok yang menekankan adegan-adegan megah dan flamboyan.Pelukis besar Titian pernah membela salah satu karyanya yang mendapat kritikan yang tajam yaitu “Jika Anda membalik sebuah kubah dan mengisinya dengan emas,tidak dapat menandingi nilai dari karya besarnya Coreggio”.Masih ada sekitar 40 lukisannya hingga saat ini,dan yang paling popular adalah “Jupiter dan lo”(1530)serta “Jupiter dan Antiope”(1532).

Benvenuto Cellini

Benvenuto Cellini sama terampilnya baik sebagai pandai emas,pemahat,maupun pekerja logam pada masa kerajaan Renaisans.Benvenuto Cellini terlahir di Florence,Italia, dan tidak mengikuti profesi ayahnya yang seorang arsitek.Cellini menulis otobiografinya (diterbitkan tahun 1728 )yang berjudul “Kehidupan Benvenuto Cellini yang terbentang selama periode kira-kira antara tahun 1538 hingga 1562.”Karyanya yang paling penting pada periode ini adalah “Perseus”(1554) yang digambarkan tengah memgang kepala Medusa.

Tintoretto (Jacopo Robusri )

Tintoretto pada dasarnya seorang pelukis otodidak. Ia gemar memotret mural-mural keagamaan momental denga cirri gerakan tibih yang berlebihan dan kontros yang nyata antara cahaya dan bayangan .Jacopo Robusti di beri nama Tintoretto, yang berarti ‘pencelup keil ‘,sesuai dengan pekerjaan ayahnya sebagai pencelup sutra.Tintorette adalah pelukis Venesia yang tinggal dan bekerja secara eksklusif di Venice,Italia,untuk gereja –gereja dan para penguasa kota itu.Lukisan pertama yang bernilai sejarah adalah “Keajaiban St.Mark “(1548),menggambarkan kecenderungan dia terhadap kegamparan dan aksi.Pada tahun 1549,ia menrima bagian dari atas pekerjaanya untuk sebuaha kuli.Keanggotaan kuli itu dalam upayanya untuk membangun hubungan .

Jika spiritualnya yang mendorong Tintorette ke arah gaya yang naratif yang ekspresif dalam seni .Salah setu contohnya adalah “Crucifixion “(1568).Ia melanjutkan karir lukisnya hingga wafat,dengan lukisan terakhir yang ia selesaikan berjudul “Entombment.”(1594).

Giuseppe Arcimboldo

Giuseppe Arcimboldo melukis potret-potret para anggota istana dan tokoh-tokoh termasyhur pada masa lalu dalam gaya satris.Ia dianggap sbagai “perintis”dan seni surealis abad ke-20,yang menekankan karyanya pada lukisan-lukisan hewan,bunga-bunga, buah,dan obyek-obyek lain yang disusun untuk membentuk makhluk mirip manusia .

Sebagai seorang seniman penghibur ,Arcimboldo menikmati popularitasnya luar biasa selam hidupnya.Sementara, sebagai seorang individu yang berbakat,ia menerapkan kecerdasan pada potre-potret yang dibuatnya ia disejajarkan dengan Aesop (pengarang tentang hewan yang berkebangsaan Yunani pada abad ke-6),ia tercermin dari citra ganda yang ia buat berupa kepala manusiadan serigala yang member kesan bahwa masing-masing merupakan lambing kelicikan .

Sofonisba Anguissola

Sofonisba Anguissola adalah anak sulung dari 6 perempuan dan 1 pria,putra-putri dari seorang bangsawan bernama Amicare Anguissola (1494 pada para master (1573)di utara dikota Cremona ,Italia.Era Renaisans member tekana pada pengembangan individu ,dan memungkinkan perempuan mendapat kebebasan untuk mengembangkan posisi mereka serta meniti karir diluar lingkungan domestic.

Karya pertamanya yang diketahui berjudul “Potret diri”(1554).Namun karya-karya yang terkenal adlah “Anak-anak Laki-laki Dijepit Seekor Ikan Crayfish “(1560)yang dikirim ayahnya kepada Michelangelo.Respon Michelangelo adalalah mengirimkan beberapa lukisannya sendiri untuk diproduksi oleh Sofonisba .Ia lalu menikah dengan seorang bangsawan Sisillia,Fabrizio de Monada ,dan pindah bersama suaminya ke Palemo ,Sisillia.Namun sang bangsawan wafat 4 tahun kemudian.

Lukisan-lukisannya mempunyai kesan ekspresif yang membuat subyek-subyeknya Nampak seperti hidup.Hanya ‘tidak dapat berbicara’,sebagaiman ditulis oleh pengarang Giorgio Vassari didalam bukunya yang brjudul “Kehidupan para pelukis,pemahat,dan arsitek”.

El Greco (Domenico Theotocopuli )

El Greco seorang kaya raya yang menerima para bengsawan dari kaum intelektual dirumahnya.Domenico Theotocopuli adalah seorang pnghibur dan tokoh masyarakat yang populer ,selain juga pelukis,ia mendapat lukisan El Greco yang berarti ‘Yunani’,karena tempat kahirnya adalah di Kreta,dekat Spanyol.Pada usia 25 tahun, ia pergi ke Venice,Italia,dan bekerja di studi milik Titian selama 11 tahun (1487-1576).Karya pertamanya adalah “Asumsi sang Perawan “(1577).Spanyol dianggap sebagai masyarakat ‘rendahan’dibandingkan dengan Italia.Namun,El Greco menetap selama 37 tahun disanauntuk menjadi yang pertama dari 3 serangkai seniman besar Spantol ,termasuk Diego Valazquest dan Fransisco Goya.

Lavina Fontana

Lavina Fontana sebagai contoh dari kemunculan perempuan-perempuan seniman dari Bologna,Italia.Lavina Fontana mendapat banyak pendidikan dari para seniman, arsitek-arsitek ,dan sarjana luar negeri yang mengunjungi ayahnya,Prospero Fontana,seorang pelukis yang sukses pada zamannya .Kota Bologna adalah kota yang maju dalam memperlakukan para warga perempuannya,sehingga mereka dapat meneliti profesi dibanyak bidang.

Perhatiannya yang mendalam kepada kostum diperlihatkan dengan baik dalam karyanya yang termasyhur “Potret Seorang Perempuan dengan Seekor Anjing Kecil “(1580).Sebuah potret yang berukuran cukup besar berjudul “Stoning of St.Paul”adalah suatu kegagalan baginya ,karena melukis gambar telanjang etrlarang umtuk perempuan ,dan sulit menggambarkan otot-otot-dari tubuh seorang pria.Setidaknya sudah 135 karya yang ia hasilkan,membuktikan bahwa ia adlah seorang seniman yang produktif.

Caravaggio (Michalangelo Merisi da Caravaggio )

Caravaggio seorang pelukis Italia yang kehidupannya dan gelap penuh warna seperti lukisan-lukisannya.Michelangelo Merisi da Caravaggio mendapat nama keluarga dari kota kelahirannya.Ayahnya Fermo Merisi,adalah seorang ahli gedung dan arsitek.Caravaggio magang pada usia 10 tahun untuk seorang pelukis ekat Milan,Italia.Pada usia 17 tahun ia pergi ke Roma,dimana ia berubah dari selera klasik yang umum berlaku saat itu kpenggunaan orang biasa sehari-hari untuk dijadikan model bagi lukisan-lukisannya yang bertema tokoh-tokoh mitologo dan para orang suci.Ia mulaidikenal pada usia 17 tahun,ketika diminta oleh Kardinal Del Monte untuk melukis St.Matthew di Kapal Contarelli.

Peter Paus Rubens

Peter Paus Rubens merupakan pelukis dari bangsa Flemish yang gayanya termasyhur di dunia.Meninggalkan kesan pada banyak seniman,termasuk Antoine Watteau pada abd ke-19dan Pierre Renior pada abad ke-18.Rubens lahir di Siegen,West-phalia (kini Jerman).Ia memutuskan untuk menjadi seorang pelukis master dalam Persatuan Aniwerpen pada usia 21 tahun.Paul Rubens menciptakan seni bergaya vibran,melibatkan ketegangan antara intelektualitas, emosi, kalsik, dan romantic.Karya utamanya pada saat ini adalah “Terangkatnya Salib “(1610)dan “Turunnya Salib”(1614)yang menunjukkan gerakan yang bersifat realis dan dinamis,sebuah ciri dari gayanya.

Artemisia Gentileschi

Artemisia Gentileschi Dikatakan memimpin Pengembangan dari gaya Caravaggio yang dicirikan dengan penggambaran teatriakal dari sosok manusia dan pemanusiawian dari prwujudan suci keagamaan diseluruh Italia. Lukisan pertama yang dikenal adalah Judith dan Pelayannya”(1627), mencrminkan sebuah tema “perjanjian Lama” yang populer dalam seni Barok.

Selama periode Barok, para plukis permpuan menikmati kedudukan yang cukup Terhormat, dan Artamesia adaalh yang paling istimewa diantara mereka semua. Daya ekspresi dan intensitas dramatisnya yang biasa dianggap cirri pelukis pria, melampaui sebagian besar rekan sezamannya.