Background

"celotehan belaka"

rentetan kisah berjalan lambat namun kukuh membuka babak selanjutnya

zaman ikut merubah dirinya dengan dandanan seolah beradab

yang tabu menjadi santapan nikmat tapi sayang hanya menyisakan kristal rapuh

paling kusesalkan, aku dan mereka turut menjadi budak, menjadi gladiator pemuja kehampaan

sudahlah, melodi keindahan terurai, terganti dengan serabutan kasar lambang kehinaan

Categories: Share

Leave a Reply