Hanya Penyulut Idealisme
bukan hal yang penting tentunya
namun masih segar dalam ingatan
ketika kau berceloteh tentang ketidakadilan
tentang kebobrokan yang telah bersemayam dalam diri penguasa bumi pertiwi
begitu lugas kau untai satu per satu kelakuan biadab mereka
dalam balutan retorika khasmu
mungkin kaulah sang penyulut idealisme itu
entah, telah berapa purnama berlalu
namun kali ini engkau terlihat
dari sudut yang mungkin tak kau tahu
perutmu yang nyaris buncit mengatakan kau sejahtera dengan kehidupanmu selama ini
kutelusuri lagi jejakmu yang sangat jelas itu
nampak ketidakluguanmu memainkan perkakas yang melampui zaman
menikmati residen yang sangat mustahil dikatakan sederhana bagi kalanganku
tak kau lupa mengabadikan inci demi incinya dalam gambar
memang bukan suatu kesalahan apalagi dosa
tapi entah mengapa kuanggap kegeramanmu rapuh terbelai rayuan harta
nyalimu telah ciut, tenggelam dalam fatamorgana kokohnya kekuasaan
ya, semoga saja ini bukan noda dalam hati

