Background

refleksi

bukan hanya kali ini aku mengalaminya. gejalanya telah muncul beberapa hari sebelumnya. Kepasrahan tak diindahkan sebagai mana pesannya. dan akhinya titik jenuh menjadi muaranya. Rutinitas membawaku ke sudut yang terasing. mungkin inilah yang dimaksud Marx: aktivitas yang membawa manusia teralienasi. Bahkan agamapun akan membawa manusia teralieanasi jika hanya sebatas ibadah superfisial yang menjadi pelengkap lakon kita. Tak bermakna, hampa, dan tak menjadi apa-apa...

Pada sajak yang menemaniku di awal bulan Rajab, aku bertanya di manakah makna itu: "Perjalanan menuju keAbadian"
foto:st283636.sitekno.com -

Tuhan, ini untuk kesekian kalinya:
ini adalah perjalanan, tinggalkan bekal yang memberatkan
bukankah kita adalah musafir?
Musafir Cinta berjalan menuju KeAbadian

Terima kasih untuk surat-Mu
Untuk Pengampunan, Nabi-Nabi, dan Para Rombongan-Mu
dan untuk Rahman-Mu yang Engkau Anugerahkan kepadanya
semoga aku layak menerima-Nya.


Jumat, Awal February 2013, 11.15 perpustakaan FE-UH

Categories: Share

Leave a Reply